Rabu, 22 Februari 2023

FEBRUARI CERIA HARI KEEMPAT


 

                      PEMULUNG JADI PENDIRI SEKOLAH

 

Salah satu pemulung di kota Kupang mendirikan  sekolahnya dengan gratis. Sang pemerhati pendidikan, sungguh  memiliki kerinduan  yang tinggi untuk  mendirikan dua sekolah secara gratis . Kita perlu salut dan memberikan proficiat untuk pemulung yang tinggal di Oesapa Barat. Beliau  ditengah keterbatasan dan kesulitan hidupnya, masih  sempat memikirkan bagaimana mencerdaskan anak bangsa.

Kedua Sekolah itu didirikan oleh seorang pemulung yang bernama: Bapak Yoseph Blikololong.  Walaupun beliau adalah seorang pemulung namun beliau selalu memliki sikap yang tinggi dalam kepeduliannya di bidang Pendidikan. Beliau yang tidak memiliki gelar depan dan belakang namun punya niat untuk mendirikan dua sekolah yakni:

1.       Paud Peduli Kasih

2.       SMP Surya Mandala.

Bapak Yoseph adalah tetangga saya yang dekat. Kami berada dalam satu lingkungan dan kelurahan. Saya kenal baik dengan beliau. Seorang pekerja keras. Suka menolong dan terlebih lagi sangat prihatin dengan anak-anak yang susah. Walaupun saya tetangga dekat namun saya tidak mengetahui kalau sekolah yang didirikan beliau adalah gratis.  

1.       Paud.

Pendidikan Anak Usia Dini yang dirikan sejak tahun 2008.  Sekolah Paud yang didirikannya itu  diberi nama Peduli Kasih. Sekolah itu berlangsung  atau dilaksanakan  dalam rumahnya karena biaya yang sungguh sangat terbatas. Beliau merelakan rumah tempat dimana ia tinggal untuk belajar. Paud itu  beralamat di Kompleks STIBA,Jl.Timor Raya Kilometer 6 Kelurahan Oesapa Barat Kecamatan Kelapa Limaa Kota Kupang Propinsi Nusa Tenggara Timur. Awalnya menggunakan salah satu ruangan  dalam rumahnya untuk belajar. Ruangan itu di jadikan kelas. Peserta didiknya adalah berasal dari keluarga yang kurang mampu  yang tergolong miskin. Mereka itu adalah anak- anak jalanan,jual-jual koran, pilih besi-besi tua semuanya itu diajak untuk bersekolah tanpa dipungut biaya sepeserpun.

Pada mulanya peserta didik di Paud berjumlah 60 0rang anak. Akhir-akhir ini mulai  berkurang karena pandemi. Disekolah Paud ada satu tenaga pengajar yang merelakan dirinya untuk mengajar .

Saat saya berkunjung ke SMP Surya Mandala,saya berjumpa dengan orang tua murid yang lagi menunggu anaknya di Paud yang belum keluar. Mereka sangat gembira menyekolahkan anak mereka di sana. Semuanya gratis, sudah mengurangi beban pengeluaran dalam rumah tangga.

2.       SMP Surya Mandala Kupang.

SMP Surya Mandala Kupang adalah salah satu sekolah swasta yang berdekatan degan rumah saya.  Banyak anak tetangga yang bersekolah di sana. Setelah mendirikan sekolah Paud bapak Yosep melanjutkan dengan mendirikan SMP Surya Mandala Kupang.

Bapak Yoseph terus prihatin dan penuh perhatian  dengan anak-anak jalanan tidak hanya anak-anak jalanan saja tetapi  juga para pemulung. Ia lalu mengumpulkan anak-anak itu dan menyekolahkan mereka. Sekolah ini didirikan pada tahun 2011. Pada tahun 2012 pembelajaran mulai berlangsung.

 Menurut ceritera yang di sampaikan oleh  Kepala Sekolah: ibu Bendelina Mata, S.Pd  Ketika pengawas berkunjung bahwa: Awalnya sekolah itu berada di gang Monitor  jalan Timor Raya. Tepatnya di belakang Kampus Unkris.  Bapak Yoseph menyewa gedung untuk anak-anak belajar di sana. Beberapa bulan kemudian sekolah itu pindah ke rumah Bapak Yoseph. Bapak Yoseph sebagai pendiri dan sekaligus ketua Yayasan  Paud Peduli Kasih dan  SMP Surya Mandala. SMP Surya Mandala beralamat di jalan Timor Raya KM 6, RT 10 RW 04 Kelurahan Kelapa Lima Kota Kupang.  Ada tiga rombel yaitu kelas  1, 2 dan 3.  Ruang kelas dibatasi dengan sekat . Walaupun demikian tidak mengurangi semangat untuk anak-anak SMP Surya Mandala belajar.

 Siswanya berjumlah 74 0rang.  Kepala sekolah dan guru-gurunya selalu berlaku ramah terhadap anak-anak murid. Seluruh siswa bebas dari uang sekolah atau uang komite. Tidak ada pungutan-pungutan dari siswa.  Siswa yang daftar di SMP Surya Mandala diterima semuanya tanpa mempertimbangkan latar belakang anak tersebut. Asal mau sekolah dan setia sampai selesai itu sudah merupakan kebanggan dari  ketua Yayasan, kepala sekolah dan guru-guru.

 Setiap kali pengawas menuju SMP Surya Mandala selalu menginformasikan lebih awal. Terkadang Kepala Sekolah berkonsultasi ke Dinas.  Jika ibu Kepsek sudah Kembali, beliau mengirim pesan melalui sms untuk memberitahukan kehadirannya  di sekolah.

Ibu Kepala sekolah dengan guru-guru bekerja secara iklas demi anak didik maju. Ibu Kepala  Sekolah merangkap kerja sebagai guru agama yang mengajar tiga rombel.

Menjalankan tugas ganda tidaklah mudah, namun ibu  Bendelina  pandai mengatur waktunya dengan baik sehingga anak murid tidak di korbankan. 

Jadi ada orang yang rindu untuk mencerdaskan anak-anak negeri walaupun penuh keterbatasan. Ia akan tetap berjuang walau banyak rintangan dan halangan. Kisah nyata yang saya hadapi Ketika berkunjung di SMP Surya Mandala Kupang. Begitu juga Ketua Yayasan yang menceritakan kisah berdiri sekolah itu melalui WA. Beliau mengirim link untuk saya membaca di Medsos.

KUPANG, KOMPAS.com - Di mana ada kemauan pasti akan ada jalan. Peribahasa atau pepatah klasik itu pantas disematkan kepada Yoseph Orem Blikololong (57). Bagaimana tidak, pemulung asal Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur itu, meski terbilang nekat, tetapi bisa membangun dua sekolah sekaligus. Walau pun penghasilannya pas-pasan, Yoseph dengan percaya diri yang tinggi membangun sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Karena keterbatasan biaya, sekolah PAUD yang diberi nama Peduli Kasih itu terpaksa menempati rumahnya yang sederhana di Kompleks STIBA, jalan Timor Raya kilometer 6, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima. Sementara SMP Surya Mandala Kupang, Yoseph pun menyewa empat ruangan bekas taman kanak-kanak, milik salah seorang pengusaha di Kota Kupang. Sekolah ini terletak di Jalan Timor Raya kilometer 9 Gang Monitor, Kelurahan Oesapa. Dua sekolah itu menampung siswa yang berasal dari latar belakang keluarga yang tak mampu dari segi ekonomi alias miskin. Sejumlah anak jalanan, penjual koran, pencari besi tua, penjual keresek di pasar, hingga kondektur angkutan kota bersekolah tanpa dipungut biaya sepeser pun. Yoseph membangun PAUD Peduli Kasih tahun 2008 lalu. Awalnya jumlah siswa mencapai 60 orang, tetapi terus berkurang dan saat ini hanya 20 anak saja. Sementara untuk SMP Surya Mandala dibangun tahun 2011, dengan jumlah siswa awalnya 60 anak, namun angkanya terus bertambah hingga kini berjumlah 80 siswa. Di sekolah PAUD, hanya ada satu orang tenaga pengajar yang digaji setiap bulannya Rp 200.000. Sementara di SMP, terdapat 9 tenaga pengajar, termasuk satu orang kepala sekolah. Para guru ini diberi honor Rp 100.000 per bulan, sedangkan kepala sekolah Rp 200.000. “Sebenarnya kita tidak sebut itu sebagai gaji, tapi hanya uang transport buat para guru ini. Mereka semua bekerja secara ikhlas dan membantu para siswa miskin ini,”kata Yoseph kepada Kompas.com di kediamannya, Minggu (13/11/2016). Prihatin banyak anak miskin tidak sekolah Lihat Foto Yoseph Orem Blikololong (51) seorang pemulung asal Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang membangun dua sekolah, saat berada di depan rumahnya yang juga dijadikan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Minggu (13/11/2016)(Kompas.com/Sigiranus Marutho Bere) Yoseph yang memiliki enam orang anak dari pernikahannya dengan Serfina Mak (50), mengaku, awalnya bekerja sebagai sopir angkutan kota. Namun karena penghasilannya tak menentu, ia pun beralih profesi menjadi pemulung sampah di Ramayana Mall sejak tahun 2004 silam. Rupanya menjadi pemulung, penghasilan cukup lumayan. Dalam sehari ia mampu meraup Rp 100.000 hingga Rp 200.000. Yoseph pun akhirnya berhasil menyekolahkan tiga orang anaknya hingga perguruan tinggi. Anaknya yang pertama sudah lulus kuliah dan saat ini bekerja sebagai guru di Kabupaten Lembata. Dua orang lainnya masih kuliah, sementara yang lain masih sekolah di bangku SMA dan SMP. Namun di saat yang bersamaan, Yoseph prihatin dengan kondisi kehidupan orang-orang di sekitarnya yang bernasib lebih buruk dari dirinya.  Berangkat dari itu, ia pun membangun sekolah khusus untuk warga miskin. “Saya melihat di sekitar lingkungan sini banyak anak-anak usia dini berkeliaran. Mereka sebenarnya mau sekolah, tapi sekolah yang ada memasang biaya yang tinggi, sehingga karena orang tuanya tidak punya biaya mereka akhirnya tidak bersekolah. Karena itu saya punya keinginan untuk menampung mereka tanpa biaya atau gratis,” kata Yoseph. Yoseph pun mengaku terinpirasi dengan tayangan di televisi tentang sejumlah sosok sederhana yang mampu membangun sekolah buat para siswa yang miskin di daerah Jawa. Hal itu membuatnya berpikir keras untuk membangun sekolah gratis buat siswa yang tak mampu di NTT. “Saya juga lihat banyak anak-anak usia sekolah yang terpaksa putus sekolah dan bekerja sebagai kondektur, pemungut besi tua dan sampah, tolak gerobak dan jual kresek di pasar. Mereka itu kemudian saya ajak untuk masuk dan bersekolah di SMP,”ucapnya. Yoseph juga punya impian yang sederhana, yakni suatu saat ia bisa membangun lagi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Atas (SMA), khusus untuk anak yang berlatar belakang ekonomi lemah, sehingga akan menjadi lengkap, mulai dari PAUD hingga SMA. “Saya ini juga hidup susah, karena untuk menghidupi keluarga sendiri saja repot, namun saya berkeinginan untuk bantu orang yang lebih susah dari saya. Karena bagi saya, ketika saya membantu orang susah, tentu akan ada saja pihak lain yang akan membantu saya,”ujar Yoseph. Ia pun berharap pemerintah daerah hingga pusat, bisa memperhatikan banyak anak jalanan dan siswa miskin, sehingga mereka bisa menikmati pendidikan yang layak. ”Mereka ini juga adalah anak-anak bangsa dan jangan anak tirikan mereka, karena itu mereka juga harus diperhatikan oleh pemerintah,” ujarnya.

Artikel ini telah tayang di 
Kompas.com dengan judul "Yoseph, Pemulung yang Bangun Dua Sekolah Gratis untuk Anak Miskin", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2016/11/14/11460071/yoseph.pemulung.yang.bangun.dua.sekolah.gratis.untuk.anak.miskin?page=all.
Penulis : Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere.

Minggu, 19 Februari 2023

FEBRUARI CERIA HARI KETUJUH BELAS




 PERANAN PENGAWAS KEMENTERIAN AGAMA KOTA KUPANG

Peranan pengawas Kementerian Agama kota Kupang dalam bidang Pendidikan sangatlah  penting. Ia hendaknya menjadi konsultan pendidikan yang selalu menjadi pendamping bagi  guru  dalam memajukan dan meningkatkan  mutu pendidikan di Indonesia.

 Pengawas hendaknya mengontrol, menilai dan mengevaluasi jalannya proses Pendidikan atau proses pembelajaran yang berlangsung di sekolah.  Dalam melaksanakan tugasnya perlu ada program kepengawasan, Proram - program itu antara lain: Program  tahunan,bulanan, dan mingguan. Dengan adanya program yang telah disusun maka dapat memudahkan pengawas untuk melaksanakan tugasnya secara baik.

Sebagai seorang pengwas saya sangat terinspirasi dengan sambutan Kepala Kantor Kemeterian Agama Kota Kupang dalam pelantikan pengawas PAI di ruang lobi Kantor Kemenag Kota Kupang. Saya menulisnya untuk selalu membaca,mengingat,serta mau melakukannya.Jika saya tidak menulis gampang melupakannya bahkan hilang dari ingatanku. Ini merupakan nasihat yang perlu di tulis dalam hati dan mutiara yang dikalungkan di leher.

 



Sambutan dan arahan  Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang. 
Jum'at,17 Pebruari 2023.(Pelantikan Pengawas PAI)

Setelah menyapa semua yang hadir dalam acara pelantikan, Beliau mulai mengatakan:" Saya mengajak kita semua yang ada saat ini, Pertama - tama kita menaikkan puji syukur kehadirat Allah Tuhan Yang Maha esa karena pada hari ini kita boleh melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pengawas. Kita juga bersyukur karena kita mendapat tambahan seorang pengawas di lingkup Kantor kementerian Agama kota Kupang.

Bapak Ibu saudara-saudari yang saya banggakan, saya menyampaikan proficiat kepada Ibu Siti.  Selamat datang di ruang kerja yang baru di kantor yang lama. Kita berikan proficiat untuk ibu nanti bergabung dengan para pengawas pendidikan Islam di seksi pendidikan Islam. Kami menyampaikan terima kasih banyak kepada keluarga atas dorongan yang diberikan kepada ibu Siti sehingga memungkinkan beliau untuk dialih ke dalam jabatan pengawas. Dan yang menarik ibu Siti sebagai seorang guru yang baik dan  karena itu saya juga percaya beliau akan melaksanakan tugas pengawasan dengan baik. Terima kasih juga kepada Ibu yang menerima SK revisi ke dalam jabatan pengawas PAI tingkat SMP/ SLB di kota Kupang .

Bapak / Ibu yang saya hormati ada beberapa hal yang saya akan sampaikan. 

Pertama : Pengawas itu mempunyai peran yang penting dalam peningkatan kualitas pendidikan agama di sekolah dan juga peningkatan kualitas dan mutu madrasah. Jadi pengawas memang punya peran penting tetapi saya mendapatkan data yang ada, kita punya 10 madrasah itu ada dua pengawasan kemudian jumlah sekolah itu hampir 200 tapi untuk pengawas PAI di sekolah umum itu Islam ada empat. Dua di tingkat dasar satu di tingkat SMP dan satu tingkat SMA .Untuk seksi Kristen itu ada tujuh empat di SD dan 2 di SMP dan satu di SMA. Seksi Katholik ada lima tiga tingkat dasar dan dua tingkat menengah angka ini menunjukkan bahwa memang kita masih membutuhkan pengawas di lingkup Kantor kementerian Agama kota Kupang. Pengawas perlu Meningkatkan kompetensi pribadi. 

 Kedua : Pengawas itu perlu lebih banyak turun ke sekolah-sekolah. Jadi kita melakukan optimalisasi,hal yang paling penting.  

Pertama untuk disadari bahwa kerja itu penting tapi itu juga bukan nomor dua kita hidup untuk bekerja jangan dibalik bekerja untuk hidup. Jadi kita hidup untuk bekerja,karena itu penting untuk menjaga kesehatan selama bekerja. Bekerja dengan penuh disiplin memberikan yang terbaik yang kita miliki tetapi ada waktu untuk istirahat. Ada waktu untuk keluarga. Ini saya tekankan terulang-ulang supaya kita jangan menjadi seorang yang melihat pekerjaan kemudian lupa istirahat. Mesin juga istirahat. Ya oto…kalau jalan terus tidak pernah berhenti itu juga nanti akan macet hal yang sama juga berlaku untuk kita.

 Kemudian yang kedua : hindari penyakit keterbatasan pandangan. Saya sampaikan sebelum menjadi pengawas bapak ibu guru semuanya adalah guru. Sebagai guru itu selalu melihat kelemahan pengawas ada di mana tetapi ketika menjadi pengawas kelemahan pengawas yang dulu sebagai guru kita lihat,kita tidak lihat lagi kita justru melihat kelemahan para guru. Ini penyakit keterbatasan pandangan jadi kita berusaha apa yang dulu kita lihat sebagai kelemahan dalam diri pengawas sebagai guru itu yang perlu kita perbaiki, maka langkah yang kedua itu orang keuangan katakan itu Top . Ada gunakan istilah ini jadi menambah keberhasilan di atas kesuksesan yang sudah ada.  Para pengawas selama ini sudah bekerja dengan sebaik-baiknya tapi untuk peningkatan kualitas. 

Kedua : Untuk meningkatkan kerja itu perlu lakukan peningkatan keberhasilan di atas  kesuksesan yang sudah kita lakukan selama ini.   Ketiga dalam kaitan dengan ini, perlu melakukan pencegahan dari pengalaman kegagalan. Jadi ini kita perlu melakukan otopsi kegagalan kita punya perencana cuma pengawas punya perencanaan jadwal yang baik tetapi itu tidak kita eksekusi itu ada beberapa yang kita temukan kegagalan . Ini perlu kita penggal dan kegagalan itu kita jadikan proyeksi untuk perbaikan ke depan. Dalam kaitan yang ini, perlu penataan sistem penyelamatan.  Ketika kita menghadapi situasi yang sangat sulit, situasi yang krisis itu kita selalu mendapat energi lebih untuk keluar dari situasi itu .Yang paling sederhana itu misalnya bencana gempa bumi kita dalam kamar jendela yang begitu tinggi itu tidak bisa lompat dan keluar. Tetapi kita akan berusaha untuk keluar. Ini insting penyelamatan yang ada di dalam diri kita.  Ini yang perlu kita kembangkan untuk dalam melaksanakan tugas insting dengan rambatan ini juga perlu dikembangkan terus menerus.                 

Kemudian yang berikut itu belajar dari para lini ke depan yaitu bapak ibu guru kenapa karena bapak ibu guru itu orang yang paling terdampak dari kegagalan atau kesuksesan pengawasan untuk gagal juga guru yang paling terdampak sukses juga guru yang paling terdampak efek lanjutannya memang di dunia pendidikan. Karena itu bapak/ibu pengawas mesti belajar banyak dari para guru. 

Terakhir tadi pagi apa yang sampaikan saya mau memperluas di sini .

Pertama : gunakan pola sederhana pemanfaatan teknologi dan sekarang berada di era digital suka tidak suka perlu dilakukan. Ini termasuk Bapak /Ibu pengawas itu mesti menggunakan teknologi Jadi gunakan teknologi untuk penyederhanaan kerja gunakan teknologi untuk penyederhanaan kerja jangan membuat teknologi menjadi hal yang menyulitkan kerja kita. Jadi kita menggunakan kesederhanaan kita untuk keahlian yang tidak sederhana.  Kesederhanaan kita, kita gunakan untuk pekerjaan yang lebih dari kesederhanaan yang kita miliki. 

Kemudian yang kedua gunakan semua aliran yang kita miliki sebagai pengawas untuk menyederhanakan hal-hal yang sulit. Ya... janganlah kita ikut mempersulit. Masing-masing pengawas punya keahlian gunakan semua keahlian itu untuk menyederhanakan hal-hal yang sulit kalau kita lakukan ini semua dengan baik maka para guru  akan menempatkan Bapak /Ibu pengawas pada posisi yang tidak sederhana. Sekali lagi kalau bapak/ibu pengawas melaksanakan semua ini dengan baik maka para guru tidak akan pernah menempatkan Bapak/ Ibu pengawas pada posisi yang sederhana. Jadi mereka tidak menyederhanakan para pengawas. Kadang-kadang para guru menyederhanakan pengawas karena pengawas   hanya mengajar dengan kata-kata. Pengawas juga hanya mengajar dan mengawasi dengan mulut. Jadi yang sangat menekankan disiplin jadi guru datang itu salah, ini salah karena memang di luar aturan. Ada semangat pertumbuhan yang pengawas akan berikan kepada para guru untuk perbaikan -perbaikan atas hal-hal yang menurutnya salah atau keliru itu tugas pengawas.Sebetulnya ada fungsi pengawas itu ada pada pendampingan dan pembinaan dan dengan itu meningkatkan kualitas guru. Kalau kualitas guru ditingkatkan yakinlah bahwa kualitas sekolah, kualitas madrasah, kualitas pendidikan agama di sekolah umum itu juga akan ikut mempengaruh. Mungkin itu beberapa hal yang saya sampaikan  lebih dan kurangnya saya mohon maaf .

Terima kasih banyak atas kehadiran kita semua Terima kasih Bapak Kepala MTS Negeri Kupang dari para guru yang sudah merelakan guru terbaiknya untuk menjadi pengawas di kantor kementerian Agama kota Kupang.Sekian dan terima kasih. Selamat sore untuk kita semua .Selamat bekerja kepada Ibu Siti sebagai pengawas yang baru. Demikianlah sambutan Kepala Kantor kementerian Agama Kota Kupang.🙏 

Terima Kasih Bapak atas segala arahannya. Saya sangat terkesan dengan segala arahan Bapak Kepala Kantor Kemenag Kota Kupang dalam bagian ini: " Dulu bapak ibu belum jadi pengawas adalah guru. Apa katamu ketika pengawas datang". 

Ternyata pekerjaan pengawas tidaklah gampang. Untung sudah menjadi guru selama 18 tahun dan merasakan keadaan guru yang terjadi di lapangan.Kita perlu menggunakan pola yang sederhana. Dan pemanfaatan teknologi untuk mempermudah segala pekerjaan. Sebenarnya seorang supervisor itu bukan untuk mencari kesalahan. Pengawas itu hanya mendampingi guru saja dan jika ada kekeliruan kita luruskan bersama. Kita mengadakan pembinaan dan evaluasi bersama. Ada guru yang ketika kita mau bertemu masih banyak alasan. Dan ada alasan yang dapat diterima dengan hati dan akal pikiran. Dan saya menggunakan pola sederhana saja; jangan paksa. Biarkan dia menyediakan waktu yang pas baru kita bertemu,supaya kita memiliki rasa aman, begitu juga  guru nyaman. Pengawas tetap koordinasi sehingga dapat menjalankan apa yang sudah diprogramkan.  Ada banyak guru di sekolah itu melakukan tugasnya dengan sungguh - sungguh. Ada yang mendapat tugas tambahan. Jadi sulit sekali membagi waktu,namun yang diprioritaskan adalah tugas pokok. Ada guru yang tidak suka pengawas datang bertemu, Itu antara tidak ada administrasi yang dipersiapkan secara baik atau jarang masuk kelas. Siswa kebanyakan mencatat atau diberi tugas. Beliau sibuk dengan segala urusannya. Ada guru yang senang sekali menyediakan waktu bertemu pengawas,bahkan masuk sampai ke dalam kelas. Guru yang seperti ini ketika di kelas menunjukkan kehebatannya dalam mengajar. Sungguh sangat menguasai kelas dan materi. Fasih berbahasa dan cakap menggunakan metode dengan baik saat mengajar.  Menggunakan teknologi dan  media yang tepat dalam mengajar. Ada guru yang mengundang pengawas untuk hadir di sekolah dan mengadakan supervisi bersama pengawas dari Dinas.  Di tingkat SMP  kami membuat pertemuan dan sesama guru saling bertemu dan menceritakan praktik baik saat mengajar. Banyak dokumen pembelajaran  atau PPT yang  dikirim  melalui link dan WA ke pengawas. Teriring salam hormat buat guru-guruku yang hebat. Mari kita bersatu meningkatkan mutu pendidikan. Bersama kita bisa.

Terima Kasih Bapak Kepala yang telah membuka cakrawala berpikir pengawas lewat arahan yang disampaikan dalam pelantikan pengawas PAI.🙏🙏

 

 

 

 

 

 

 

 


Jumat, 03 Februari 2023

FEBRUARI CERIA HARI KETIGA


MONITORING UJIAN 


Ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan merupakan penilaian hasil belajar   oleh satuan pendidikan yang bertujjuan untuk mrnilai pencapaian stndat kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran. 

Ujian  Sekolah ini berlangsung selama 5 hari . Mulai pada  hari Senin ,tanl  9 Mei sampai dengan hari Jumat, tanggal 13  Mei 2022 .

Ujian sekolah adalah Ujian yang diselenggarakan oleh  Satuan Pendidikan dan diikuti oleh seluruh peserta didikan pada akhir jenjang.  Pada tanggal 9 Mei 2022 maka semua siswa di Kota Kupang khususnya kelas IX  melaksanakan Ujian Sekolah.  Sejalan dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Evaluasi terhadap hasil belajar peserta didik merupakan kewenangan dan tugas pendidik.

Peran Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah adalah melakukan evaluasi terhadap system Pendidikan untuk memantau dan kesenjangan di dalam system, serta melaporkan  hasil Evaluasi tersebut sebagai bentuk akuntabilitas public. Dalam hal ini pemerintah pusat dan pemerintah daerah juga dibantu oleh Lembaga mandiri untuk melakukan telaah kritis dan objektif.

 Pengawas  PAK & Budi Pekerti tingkat SMP Kemenag Kota Kupang memonitoring jalanya pelaksanaan UJian Sekolah di Kota Kupang.  Pengawas memantau beberapa sekolah yang melaksanankan ujian sekolah. Kegiatan Monitoring ujian sekolah pada hari keempat  dan hari kelima atau hari  terakhir berjalan dengan baik.

Tanggal 12 Mei 2022 memonitoring di SMP Negeri 5 Kupang dan SMP Negeri 8 Kupang.

 Tahun pelajaran 2021/2022 pelaksanaan Ujian Sekolah dilaksanakan di Sekolah masing-masing.  Pengawasnya dari guru -guru di sekolah sendiri. Soal-soal Ujian juga di susun oleh sekolah masing-masing.

Sesuai hasil wawancara dengan Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Kupang., walaupun sekolah melaksanakan ujian sekolah sendiri, namun pelaksanaannya harus dilaksanakan secara sungguh-sunguh. Hal ini dilaksanakan dengan serius seperti setiap kali ujian Nasional. Dan tidak menimbulkan kesan bagi siswa santai atau main-main tandas Kepala Sekolah SMP Negeri  5 Kupang.

Ada pembentukaan Panitia Ujian Sekolah. Ada SK Panitianya. Dan Panitia ini bertanggung jawab penuh dalam pelaksanaan ujian sekolah. Panitia   selalu siap diruang panitia untuk memberikan informasi bagi  yang membutuhkan.  


Pengawas kemenag sementara mengisi format monitoring pelaksanaan Ujian Sekolah di SMP Negeri 5 Kupang.




Setelah mengisi format monitoring pengawas diarahkan untuk menuju kelas ujian.  Ruang Ujian agak jauh dari ruangan panitia dan ruangan kepala sekolah . Saya meminta untuk menuju ke ruangan yang pengawasnya guru Agama Kristen.



Setelah berada dalam ruangan bertemu dengan ibu Aleta Kuman, S.Pd. yang sementara mengawas, Bersama dengan temannya. Saya melihat ada format-format  yang ada di atas meja  pengawas.




Ada tata tertib peserta ujian dan pengawas, ada daftar hadir dan juga album foto dari setiap peserta ujian. Semua siswa menggunakan tanda pengenal. Jumlah  siswa dalam ruangan tidak terlalu banyak. Setiap ruangan hanya 20 orang siswa  sehingga dapat menjaga jarak, mencegah siswa dalam mencontek atau melihat pekerjaan siswa lainya. Jumlah pengawas setiap ruangan terdiri dari 2 orang pengawas.

 Dari SMP Negeri 5 Kupang menuju SMP Negeri 8 Kupang.

Di SMP Negeri 8 Kupang setelah melaporkan kepada Kepala Sekolah, saya minta izin untuk menuju ruangan ujian. Setelah membaca jadwal pengawas yang ada di papan pengumuman ,saya sudah tau ruangannya karena itu adalah sekolah dimana dulu saya mangajar. Suasana ujian di SMP negeri 8 Kupang Hening. Saya  mencari ibu Sefriana Tulanggow, S.Th, yang mengawas di ruangan 28. Tepatnya di sebelah Selatan

Di ruangan 28 ini ibu Zefriana Tulangow, S.Th bersama dengan ibu Fin Ruka.
Saya melihat keadaan ruangan ujian yang rapi dan semua siswa sementara bergumul menyelesaikan butir-butir soal dengan teliti.

Sekilas memandang ke seluruh ruangan, semuanya tenang dan ujian berlangsung dengan tertib dan aman.


Ujian berlangsung selama 2 Jam Pelajaran . Mata Pelajaran I dimulai dari jam 07,30 – jam 9.30.

Mata Pelajaran kedua berlangsung dari jam 09.30- 11.30. 

Walaupun semua siswa sudah selesai tetapi diberi kesempatan untuk meneliti ulang sampai bel dibunyikan oleh petugas piket.

 Melihat semua berada dalam keadaan tertib dan aman.Akhirnya saya melangkah dengan tenang sehingga tidak mengganggu suasana ujian yang sementara berlangsung.

Demikian ceritera tentang kegiatan pelaksanaan monitoring hari keempat.



Hari tanggal 13 Mei 2022. Melaksanakan kegiatan monitoring di SMP Negeri 16 Kupang.


Teman-teman guru Agama Kristen melaksanakan  tugas pengawasan  dengan tekun.

Dari SMP Negeri 16 Kupang Menuju SMP Negeri 2 Kupang

Bapak Hanok Bandi, S.Th. sementara mengawas di ruangan ujian.

Ibu Oriany Riwu Laky, S.Pd. bersama temannya sementara mengawas di ruangan ujian.


Dari SMP Negri 16 menuju SMP Negeri 2 Kupang.

  
                                                Monitoring di SMP Negeri 2  Kupang.


 

Setelah melaporkan diri di Kepala sekolah, saya minta izin untuk menuju ruangan ujian. Pak Jefri guru Agama Kristen bersama saya menuju ruangan ibu Adelina Tagi Huma, S.Sos. Ibu Adel adalah seorang ibu senior yang sudah memiliki pengalaman dalam mengajar dan menyusun soal-soal Hots. Walaupun lagi dua bulan sudah pensiun namun beliau masih bersemangat dalam menjalankan tugas. Terima Kasih teman-temanku sudah melaksanakan tugas negara dengan baik. 

Apa beda sekolah dengan kehidupan ?

Di Sekolah kita diberi pelajaran baru diberi ujian sedangkan dalam kehidupan kita diberi ujian yang memberikan pelajaran.( Tom Bodett, penyiar rado kenamaan Amerika Serikat) 

Dalam hal ujian  ada juga begitu banyak ujian Iman. Bertahanlah dan percayalah agar lulus dalam segala bentuk ujian baik sekolah, kehidupan dan iman. Ingatlah Kisah Abraham yang Lulus dalam Ujian Iman. Terima Kasih.🙏🙏🙏

 an




Kamis, 02 Februari 2023

FEBRUARI CERIA HARI KEDUA

         SMP NEGERI 2 KUPANG


         Seorang guru merupakan figur yang selalu dinanti-nantikan siswanya di kelas. Guru yang baik adalah seorang yang selalu berusaha untuk menyenangkan murid-muridnya melalui mengajar di depan kelas dan diluar kelas. Guru perlu menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi murid-muridnya. Guru yang ideal adalah guru yang selalu dirindukan siswanya.

           Guru harus memiliki karakter atau perilaku yang baik. Memiliki penampilan menarik dan menyenangkan. Cara untuk menjadi perilaku yang baik dan menyenangkan adalah mempersiapkan diri dengan berbagai latihan dalam mengajar dan berbagai inovasi lainya,

Peserta didik sangat membutuhkan figur yang hadir bagi dirinya dengan sepenuh hati. Menyerahkan seluruh jiwa dan raganya. Mempersiapkan materi-materi ajar atau bahan ajar melalui berbagai media dan mendorong siswa belajar lebih giat. 

        UPTD SMP Negeri 2 Kupang beralamat di Jl. Tompello No.33 Oetete Kecanatan Oebobo, Kota Kupang.  NPSN : 50304976 . NSS : 2112460003003 . Memiliki siswa yang banyak jumlahnya. Seluruh siswa berjumlah seribu lebih.  Siswa laki-laki 561 orang dan siswa Perempuan berjumlah 583 orang Rombongan belajarnya 36 . Berakreditasi A. Emaill: smpn2kupang @yahoo. co.id. (https://www.smp2kupang.sch.id)  Kepala Sekolahnya adalah Yuliana Henuk, M.Th.

Kepala sekolah sebelumnya bertugas di SMP Negeri 10. Pada Tahun 2020 dimutasikan di SMP Negeri Kupang.  Kepala Sekolah selalu mengatur, mengontrol dan mengendalikannya jalannya Pendidikan di SMP Negeri 2 Kupang.  Setiap Kali berkunjung ibu Kepala Sekolah selalu dengan rendah hati menyambut dan memberi waktu untuk saya bertemu dengan guru-guru agama di SMP negeri 2 Kupang.

Di SMP Negeri 2 memiliki aula terbuka di semua guru bebas melalukan kegiatan apa saja di sana.  Awalnya pengawas berkunjung pikir hendak masuk dalam sebuah ruangan. Namun Kepala Sekolah dan semua guru lagi melakukan kegiatan penyusunan soal.  Setelah bertemu dengan Kepala Sejkolah maka saya diberi kesempatan untuk bertemu dengan teman-teman guruku di SMP Negeri 2.  Ibu Adel sebagai guru senior yang sudah memiliki pengalaman dalam mengajar dan penyusunan soal ujian mengundang untuk semua teman hadir dalam pertemuan kami. Kini saya bertemu dengan guru-guru senior yang sudah makan garam dalam hal mengajar, namun senior-seniorku tetap menghargai dan saya boleh mengisi format supervisi dengan baik. Itulah keunikan yang ada di SMP Negeri 2. Di SMP negeri 2 mengajar secara daring. Anak-anak diberi bantuan jedget dan yang tidak melakanakan tugas secara online guru-guru mendatangi di rumah mereka dan memberi pelajaran. Perkunjungan ada yang berhasil baik tetapi ada yang menuai protes. Orang tua siswa mengira guru hadir membawa firus padahal guru sangat prihatin jika anak-anak tidak memperoleh pelajaran.

Guru-guru Agama di SMP negeri 2 melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh bukan karena takut akan atasan namun mereka bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan oleh Negara kepada mereka sebagai pendidik banak-bangsa. Ditangan gurulah masa depan bangsa ini.

Guru- guru agama di SMP negeri 2 adalah orang-orang yang cerdas yang memiliki tugas ganda. Ada yang membantu sebgai operator sekolah dan ada juga yang membantu ditata usaha, dan ada yang dikurikulum. Namun mereka tidak pernah mengabaikan tugas pokok mereka sebagai guru agama.      Setiap minggu ada program kerohanian. Ketika masa pandemic, guru-guru tidak berhenti melaksanakan ibadat bersama para siswa.

Setiap hari Jumat ada ibadah bersama  guru-guru dengan siswa melalui  Youtube.  Pengawas pernah dundang untuk mengikuti ibadah bersama Kepala sekolah dan semua guru di SMP Negeri2.       
Semua kegiatan kerohanian ini sudah dijadwalkan selama satu semester. Ketua bidang kerohanian dan ketua MGMP telah menyusun jadwal yang melibatkan guru-guru lain. 

Semua guru agama Menyusun administrasinya dengan baik sehingga pada saat ada superfisi dari Dinas atau Kemenag semuanya menyambut dengan gembira dan memperoleh nilai yang Amat Baik.

Ada 6 guru yang mengajar mata pelajaran PAK dan Budi Pekerti di SMP Negeri 2 Kupang. 

1.    Ibu Adelina Tagihuma  mengajar kelas 9 

2.    Ibu Lusia Sabaat mengajar kelas 9

3     Ibu Wies Takalapeta mengajar kelas 8

Ib Yublinda Banu mengajar kelas 8

5.     Pak Jefri  Ballo mengajar kelas 7

6.    Pak Yohanis Baun mengajar kelas 7.

 

 Proficiat buat Bapak/ Ibu guru hebat di SMP Negeri 2 Kupang yang selalu bersemangat mengemban tugas yang telah dipercayakan. Wujudkanlah segala impianmu. Impian tidak dapat datang sendiri, impian akan datang ketika seseorang berusaha meraihnya . Selamat menjalankan tugas.Jagalah protokol Kesehatan.

 

 

 

 

 


Rabu, 01 Februari 2023

FEBRUARI CERIA HARI PERTAMA

 

SMP NEGERI 1 KUPANG


Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas sangat terkait erat dengan keberhasilan peningkatan kompetensi dan profesinal pendidik dan tenaga kependidikan.Tenaga kependidikan salah satunya adalah Pengawas Mata Pelajaran.

Pengawas Mata Pelajaran Pak tingkat Sekolah Menengah Pertama merupakan salah satu tenaga kependidikan,yang memegang peranan penting dan strategis dalam meningkatkan professional guru serta  mutu pendidikan di sekolah.

Peraturan Pendidikan Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.Pasal 25 ayat (4) butir (d) mengatakan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas Satuan Pendidikan melakukan tugas pembimbingan dan pelatihan professional guru dan tugas kepengawasan. Tugas pengawas yang dimaksud adalah melaksanakan kegiatan pengawasan akademik dan manajerial. Tugas pengawasan akademik dan manajerial meliputi penyusunan program kepengawasan,pelaksanaan pembinaan,pemantauan pelaksanaan standar nasional pendidikan,pembimbingan dan pelatihan professional guru,evaluasi hasil pelaksanaan program pengawasan. Pelaksanaannya harus dibuktikan dengan dokumen dan laporan pelaksanaan masing-masing tugas pokok tersebut.

              Program pengawas MP-PAK SMP pada bulan Pebruari  tahun 2023 ini  telah  disusun sesuai dengan pelaksanaan kegiatan tugas harian pengawas. Pengawas wajib menyusun laporan  Pelaksanaan program dan mengevaluasi hasil pelaksanaan program serta hambatan yang  ditemukan bahkan mencari solusi untuk segala pemecahan masalah yang dihadapi.  

Supervisi di SMP Negeri 1 Kupang. 

                         

 UPTD SMP Negeri 1  Kupang  beralamat  di Jln. Prof.Dr.W.Z. Yohanis Kupang,Kelurahan Oetete,Kecamatan Oebobo Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kode Pos: 85112Nomor NPSN : 50304976  dan NSS: 211246003006.  SMP Negeri satu memiliki siswa yang berjumlah banyak. .Siswanya berjumlah seribu lebih. Siswa laki-laki sebanyak: 525 orang,sedangkan siswa perempuan sebanyak 524 0rang. Rombongan belajar 33 rombel. Ruang kelas 70 ruangan. 4 laboratorium,I perpustakaan,4 sanitasisiswa. Guru sebanyak 77 orang. “ https:// referensi data kemendikbud.go.id “ Kepala UPTD SMP Negeri 1 saat itu  bernama : Margarice Ratu,S.Pd.

Kepala sekolahnya adalah seorang ibu yang bertugas memimpin ,mengatur dan mengendalikan jalannya seluruh program  kegiatan dalam lingkungan SMP Negeri 1 Kupang. Ibu kepala sekolah selalu mengikuti perkembangan yang ada di dunia Pendidikan. Mendorong guru-guru untuk maju dalam mengikuti perubahan yang ada. Pendidikan. Pada saat pengawas mengadakan kunjungan  di SMP Negeri 1 Kupang , semua guru lagi mendaftarkan diri sebagai guru penggerak. Berita itu diposting oleh Kepala Sekolah melalui group WA dan juga WA pribadi. Berita itu ditujukan kepada guru-guru di bawah umur 50 tahun. Kepala Sekolah mendorong dan mewajibkan guru-guru untuk mengikuti tes guru penggerak.

Kepala Sekolah selalu  tegas dan disiplin. Pada saat pengawas mengadakan kunjungan di SMP Negeri 1 pada tanggal  03 Maret 2022 tahun lalu. ,Ibu Kepala Sekolah  tidak tanggung-tanggung menegur guru -guru yang tidak tertib dan disiplin. Ternyata ibu Margarice juga  adalah sorang pekerja keras.. Memiliki ketelitian tatkala memberi informasi mengenai data siswa dan lain sebagainya. Guru-guru memberi data atau informasi tentang keadaan siswa, saat mau tanda tangan ibu meneliti dan memperbaikinya. Terima kasih untukmu ibu.

Setiap semester Kepala Sekolah selalu Menyusun   program supervisi internal. Pada tahun lalu bulan   Maret 2022 supervisi terpadu dilaksanakan di   sekolah. Pengawas dari Dinas dan  Kemenag     diundang untuk melaksanakan supervisi  adminstrasi   pembelajaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan   disekolah.  Pengawas hadir untuk melaksanakan   fungsi kepengawasannya,     bukan sebagai atasan dan   bawahan. Supervisi terpadu dari Dinas   Pendidikan Dan Kebudayaan dan Kemenag  memiliki warna,nilai dan makna tersendiri. Semua guru agama   sudah mempersiapkan semua
administarsi dari buku 1 sampai dengan buku 4. Tidak ada satu gurupun   yang mengatakan poin ini masih ada di laptop. Semua diprint  dan kepala sekolah juga sudah harus tanda tangan. Saat supervisi berlangsung di kontrol atau dicek oleh Wakasek kurikulum, apakah semua guru sudah ada dan disupervisi atau belum. Semuanya bergiliran maju dan di Supervisi menurut urutan pangkat dan golongan. Itu sudah diatur oleh wakasek kurikulum. Supervisi dimulai dari Jam 08.00 - 03.12. Setelah selesai hasilnya di serahkan  pada wakasek kurikulum.

    Tahun  2022 Semester II ini sudah dilakukan supervisi internal di sekolah. Hasilnya di waksek Kurikulum. Saat berkunjung, Wakasek berhalangan  sehingga tidak menerima hasilnya. Kepala sekolah memberi kesempatan untuk melakukan supervisi kepada teman-teman guruku.

Guru agama berjumlah 6 orang.Guru-guru agama sudah berstatus pegawai Negeri  berjumlah 5 orang.Honor 1 orang yang sudah lulus P3K di SMP Negeri 5 Kupang . Guru sertifikasi 4 orang.Nama-nama kelima teman guru agama antara lain :

1.        Yakoba Milla, S.Pd.K /  NIP 19660723 199203 2004. Pangkat/Golongan : Pembina tingkat I / IV b.  Mengajar  Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti  pada kelas VII,dengan jumlah siswa 195 Orang

2.       Jane Rozalien Bako, M.Pd./  NIP 1975116 200312 2005. Pangkat/Golongan : Pembina Tingkat I / IVb.Mengajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti pada kelas IX dengan jumlah siswa : 183 0rang.

3.       Apriyanti Moulaka,S.Pd./ NIP  19790401 201408 2 002. Pangkat/Golongan. Penata Muda Tingkat I / IIIb Mengajar Pendidikan Agama Kristen pada kelas VIII dan IX dengan jumlah siswa 203 orang.

4.       Elsina Tervosa Belham,S.Pd. / NIP 19700320 201212 2 001 Pangkat/Golongan  Penata / IIIc Mengajar Pendidikan Agama Kristen pada kelas VII dan VIII. Dengan jumlah siswa 132 orang.

5.       Maria Yuliana Temaluru,S.Pd.K / 19900912 202012 2 011 Pangkat/Golongan Penata Muda/ IIIa Mengajar Pendidikan Agama Kristen pada kelas VII  dengan jumlah siswa 53 Orang.

6.       Melly Manno Rihi, S.Pd. Ibu Melly sudah  lulus P3K di SMP Negeri 5 Kupang. Ia sementara tidak mengajar agama Kristen di SMP Negeri 1 Kupamg  Ia menanti SK dan surat perintah melaksanakan tugas di SMP Negeri 5 Kupang.

Siapa menyangka banhwa kita akan menghadapi pandemic covid 19. Seandainya kita mengetahuinya pasti kita mengadakan persiapan-persiapan yang mantap  jauh sebelumnya. Namun guru-guru agama di SMP Negeri 1 tidak ketinggalan. Pandemic bukan menjadi penghalang dalam mengajar.Rencana  Pembelajaran  disiapkannya  secara   online. Penilaian Harian (PH),Penilaian Tengah   Semester (PTS), Penilaian Akhir  Semester (PAS)     dan tugas-tugaspun  semuanya di persiapkan secara   online.  Guru-guru agama mempersiapkan diri   mengajar secara daring dan luring. RPP dan PPT ditulis secara daring dan luring. Jika situasi menghendaki  mengajar secara daring dan luring itu sudah dipersipkan lebih awal.                                                                  

      SMP Negeri I Kupang memiliki waktu belajar selama 6 hari. Dan pada semester II, tahun pelajaran 2021/2022 ini semua  guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti telah mempersiapkan administrasi dengan baik.Ada dalam bentuk daring dan Luring. Hasil akhir/ rata-rata  dari kelima guru rata-rata 90,00 dengan kriteria A.  Proviciat buat teman-teman yang ada di SMP Negeri I yang bekerja dengan sungguh-sungguh. Hadir di sekolah tepat jam untuk melaksanakan piket pada hari Selasa. Saran untuk kita semua: Jagalah protocol Kesehatan. Saling mendorong dan memberi semangat untuk maju agar satupun jangan ketinggalan.

 Orang-orang kreatif berkeinginan untuk maju,bukan oleh keinginan untuk mengalahkan orang lain" (Ayn Rand, Novelis Amerika Kelahiran Rusia) . Dan diatas semuanya itu: Kenakanlah kasih sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan ( Kolose 3: 14) Berdoalah selalu agar Tuhan  Yesus Guru Agung tetap memimpin dan menyertai kita.

    Hendaklah  membina sikap saling menghormati dan menghargai diantara sesama guru. Milikilah sikap toleransi dan wujudkan dan perkuat  moderasi beragama,sehingga tercipta suasana kerukunan diantara semua. Dengan demikian hati akan merasa aman,nyaman dalam mengajarkan karakter yang baik kepada anak-anak bangsa. 👏

 

 

 

 


Menghadapi Tantangan Hari Ini

Renungan pagi tanggal 19 September 2025. Tema: Menghadapi Hari Ini dengan Iman dan Pengharapan Firman Tuhan : Mazmur 118:24. Firm...